Tentang Cinta Februari 9, 2008
Posted by nuy12 in Tak Berkategori.trackback
Di jaman sekarang ini di setiap kalangan pasti selalu senang bila membahas tentang dua kata ini apalagi kalau bukan “CINTA”, disemua media orang beramai ramai membicarakan tentang kisah cinta si . . . sebenarnya apa sic itu cinta dan apa yang membuat orang rela mengorbankan cinta ? ? ?
menurut Jalaludin Rumy cinta adalah Penyakit hati yang tak ada obatnya, karena jika cinta tumbuh di hati seorang insan jikalau dia tidak memiliki iman yang kuat maka cinta itulah yang akan menghancurkan hidupnya baik di dunia maupun di akhirat. Sebaliknya jikalau Cinta itu tumbuh di hati seseorang dan ia memiliki iman yang kuat maka cinta itulah yang akan membawanya pada kebahagiaan dunia dan akhirat.
Nah, sekarang kita termasuk pada kelompok orang yang mana???? kita sendiri yang memutuskan dan saya yakin teman teman semua tahu mana yang baik dan yang akan menghancurkan hidup kita di dunia dan akhirat.
Ada sebuah pepatah bahwa cinta yang suci adalah cinta dua orang yang sudah diikat dengan tali pernikahan , bukan cinta seperti cinta kita pada kekasih kita yang sering kita dengar “Oh kekasihku cintaku suci dan tulus untukmu dan tak ada wanita yang lain di hatiku selain dirimu.” itu bukan cinta yang suci itu hanya nafsu sesaat.
Bila tak percaya coba teman teman rasakan bila kita sedang jatuh cinta kita selalu ingin melihat sidia, selalu ingin melihat senyumnya, mendengar suaranya, dan ingin selalu ada didekatnya. Padahal kita tahu agama melarang dua insan saling berdekatan karena itu adalah dosa tapi karena kita sedang jatuh cinta kita lupa dengan semua itu malhan kita melakukan sesuatu yang lebih dari itu. Nah itu sebagai bukti kalau semua itu bukan cinta tetapi nafsu ingin mendapatkannya karena setelah beberapa saat kita akan merasa jenuh sendiri dengan segala yang dulu kita senangi. apalagi bila kita sudah tahu dengan segala kekurangan sidoi kita cinta kita akan semakin hilang. Tahu kenapa karena itu bukan cinta.
Berbeda dengan pernikahan kalau pernikahan itu sesuai dengan tujuannya yaitu menyatukan dua insan yang berbeda untuk satu tujuan yaitu beribadah pada allah jadi, segala sesuatu yang di lakukan itu murni karena allah bukan hanya nafsu belaka. pernikahan juga buka hanya berpegangan tangan, makan bersama,atau ngapel di malam minggu. Pernikahan lebih sakral karena disana ada tanggung jawab untuk saling menyayangi, menghormati, menjaga kehormatan pasangannya dan berbakti pada satu sama lain untuk mendapat ridho dari allah SWT.
Tapi pasti teman teman berfikir bahwa kami belum siap untuk menikah kami terlalu kecil untuk masuk ke jenjang pernikahan. nah oleh sebab itu karena kita belum siap kita harus bersiap siap. kita harus belajar bagaimana menjaga kehormatan pasangan kita, menjaga kepercayaannya, dan memberikan yang terbaik untuk pasangan kita. Jadi kita harus hati hati dalam bergaul, bersikap karena di jaman sekarang kalau kita tidak berhati hati kita akan hancur.
Jadi cinta pada masa SMA itu hanya cinta monyet yang tidak perlu di agung agungkan sampai sampai kita memberikan segalanya pada pasangan kita padahal ia belum tentu jadi pasangan kita. Marilah kita bersama sama berubah dari mulai saat ini menjadi pribadi yang baru lupakan segala kesalahan yang telah lalu dan mulai dari awal untuk jadi manusia yang khusnul khotimah. karena seseorang yang beruntung itu bukan orang yang tidak pernah melakukan kesalahan, tetapi orang yang mau bangkit untuk merubah dirinya lebih baik dari sebelumnya.
Komentar»
No comments yet — be the first.