jump to navigation

Menahan Diri dari Perbuatan Maksiat Februari 8, 2008

Posted by nuy12 in Tak Berkategori.
trackback

jikalau kita sering berbuat maksiat dan kita ingin sekali berthaubat tetapi sangat sulit maka ada tips dari para ulama yaitu :

Jika engkau berbuat maksiat maka janganlah engkau makan rizki allah

pasti kamu berkata ” Mana mungkin kita tidak makan rizki allah semua yang ada di langit dan bumi kan milik allah “

Nah oleh sebab itu apakah pantas jika kita berbuat maksiat pada allah tapi kita memakan rizki allah.

Jika kita masih berbuat maksiat janganlah tinggal di bumi allah

Dan kamu juga pasti berkata “Mana mungkin kita tidak tinggal di bumi allah padahal seluruh alam jagat raya ini adalah milik allah”

Oleh sebab itu apakah pantas jika kita masih berbuat maksiat tapi kita makan dan tinggal di bumi allah ????

Jika kamu masih juga berbuat maksiat maka carilah tempat agar tidak terlihat oleh allah pasti kamu berfikir apakah ada tempat yang tidak dapat di lihat oleh allah padahal allah kan maha melihat, tidak ada yang luput dari penglihatan-Nya???

Jadi apakah pantas kamu berbuat maksiat sementara kamu makan rizki dari allah kamu juga tinggal di bumi allah dan kamu berbuat maksiat di hadapan-Nya

Kalau kamu masih berbuat maksiat, jika nanti malaikat maut datang padamu katakan “kamu belum siap mati karena kamu belum memiliki amal yang cukup untuk kembali pada yang Maha Kuasa”

Kamu pasti menjawab “mana mungkin kita dapat menghentikan malaikat maut untuk mencabut nyawa kita”

Kalau begitu apakah pantas jika kita makan , hidup di bumi allah tapi kita masih berbuat sesuatu yang dilarang oleh allah, kita sadar bahwa kita tidak bisa menghentikan malaikat maut mencabut nyawa kita apalagi menghindar dari murka allah, apa kita tidak takut dengan segala murka allah?????

Komentar»

No comments yet — be the first.